Telah Selesai Jalani Hukuman, Konsulat RI Vanimo Segera Pulangkan 8 Nelayan Asal Merauke

Telah Selesai Jalani Hukuman, Konsulat RI Vanimo Segera Pulangkan 8 Nelayan Asal Merauke
Sumber: Kementerian Luar Negeri/Konsulat RI Vanimo

KONSULAT RI Vanimo akan memulangkan delapan nelayan asal Merauke pada 14 April 2023. Para warga negara Indonesia (WNI) asal Merauke tersebut merupakan awak kapal nelayan KMN Aditya Sumatera Jaya yang telah selesai menjalani hukuman kurungan dari Lembaga Pemasyarakatan (LP) Daru, Western Province, Papua Nugini (PNG), pada 7 April 2023.

Untuk memastikan kelancaran kepulangan para nelayan, Konsulat RI Vanimo bekerja sama dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Port Moresby dan instansi terkait di Indonesia, termasuk Pemerintah Daerah (Pemda) Merauke, serta instansi pemerintah Papua Nugini.

Pada 8 April 2023, Konsul RI Vanimo Allen Simarmata telah menemui para nelayan dan menyerahkan bantuan. Kondisi para nelayan dalam keadaan baik dan sehat.

Makanan kucing

“Saat ini para nelayan berada di Kantor Kepolisan Distrik Daru sambil menunggu proses pemulangan ke Tanah Air,” kata Allen dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Minggu (9/4).

Konsulat RI Vanimo juga telah menghubungi pihak keluarga nelayan di Merauke mengenai telah dibebaskannya para nelayan setelah selesai menjalani hukuman  dan rencana pemulangan ke Merauke.

Pemulangan para nelayan ini melibatkan petugas dari berbagai instansi PNG, seperti kepolisian, Bea Cukai, Imigrasi, PNG Defence Force, pejabat pemerintah Western Province, dan petugas LP Daru.

“Para nelayan akan diserahkan kepada otoritas Indonesia di perbatasan laut RI-PNG di Sungai Torasi,” ujar Allen.

Delapan nelayan asal Merauke tersebut ditangkap aparat hukum PNG di perairan PNG dan dijatuhi hukuman oleh Pengadilan Daru dalam kasus illegal fishing dan illegal entry. Mereka menjalani hukuman di LP Daru, Papua Nugini, sejak 8 Desember 2021. (J1)

Baca Juga:  Kemlu Perkuat Kerja sama dengan Badan Informasi Geospasial dan Pusat Studi Asia Tenggara Terkait Stabilitas Kawasan Laut Tiongkok Selatan 
Laoshidaishu Germany PC Material Polo Koper

Related posts