PENYIDIK Polda Metro Jaya menetapkan 5 tersangka baru dalam kasus pengeroyokan terhadap Kabag Ops Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Dermawan Karosekali saat demo di depan Gedung MPR/DPR RI, Jakarta, Kamis (25/11).
“Saya menyampaikan bahwa para tersangka yang sudah kita tahan dan tetapkan sebagai tersangka serta menjalani proses penyidikan saat ini ada 5 orang,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol E Zulpan di Jakarta, Selasa (30/11).
Adapun inisial dan peran para tersangka baru tersebut, yakni AS, 18, yang perannya ialah mengejar, menarik, dan memukul korban menggunakan tangan kosong.
Kemudian, WH, 35, yang perannya memprovokasi, mengejar, dan memukul korban. Selanjutnya, DH, 23, yang perannya mengejar, memukul, dan menendang korban.
Tersangka keempat ACH, 29, yang memukul korban dengan menggunakan kayu dan tersangka kelima ialah MBK, 23, yang turut mengejar, menarik, dan memukul korban dengan tangan kosong.
Dalam penangkapan tersebut, polisi turut menyita sejumlah barang bukti, antara lain KTP, seragam, dan kartu anggota ormas Pemuda Pancasila.
“Ini ada kemeja seragam ormas Pemuda Pancasila. Seragam ini dimiliki semua tersangka. Jadi, tersangka ini adalah anggota ormas Pemuda Pancasila,” ujarnya.
Sebelumnya, Polda Metro Jaya telah terlebih dulu menetapkan satu tersangka yang berinisial RC dalam kasus pengeroyokan terhadap AKBP Karosekali. Tersangka RC juga diketahui merupakan anggota ormas Pemuda Pancasila.
Keenam tersangka tersebut selanjutnya ditahan di Rumah Tahanan Polda Metro Jaya dan dijerat dengan Pasal 170 KUHP dan/atau Pasal 212 KUHP dan/atau Pasal 216 KUHP dan/atau Pasal 218 KUHP dengan ancaman hukuman penjara paling lama 5 tahun 6 bulan. (RLS/J1)