Pilot dan Semua Penumpang Selamat dalam Insiden Kecelakaan Pesawat Susi Air

Pilot dan Semua Penumpang Selamat dalam Insiden Kecelakaan Pesawat Susi Air
Sumber: Susi Air

SUSI Air menyampaikan keprihatinan sekaligus meminta maaf kepada masyarakat, khususnya para penumpang, atas terjadinya insiden kecelakaan pesawat Susi Air jenis pesawat Pilatus Porter PK-BVM Flight nomor penerbangan 9424 dengan rute penerbangan dari Timika menuju Duma yang lepas landas pada pukul 05:32 WIT, dengan waktu tempuh 20-30 menit sampai di Duma.

Pada pukul 05:54 WIT, Badan Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) menyampaikan kepada Susi Air bahwa ELT (emergency locator transmitter) salah satu pesawat Susi Air telah diaktifkan. Selanjutnya, Susi Air melakukan pengecekan pada sistem informasi penerbangan dan segera menjalankan prosedur tanggap darurat.

“Informasi insiden kecelakaan diterima pertama kali oleh Susi Air pada pukul 06:33 WIT yang disampaikan salah satu pesawat Caravan milik Susi Air yang terbang tanggap darurat di atas area Duma dan melihat jatuhnya pesawat Pilatus Porter PK-BVM. Lokasi kecelakaan berada 3 nautical mile dari landasan pesawat Duma,” jelas Managing Director Susi Air Geoffrey dalam keterangannya, Kamis (23/6).

Pesawat Pilatus Porter PK-BVM diterbangkan seorang pilot serta enam penumpang dewasa yang terdiri atas 5 pria dan 1 perempuan. Susi Air memberikan upaya terbaik untuk memastikan seluruh penumpang dan pilot dievakuasi ke rumah sakit terdekat di Timika guna mendapatkan layanan, pemeriksaan, serta pemulihan kesehatan yang maksimal.

“Seluruh penumpang serta pilot pesawat telah dipastikan selamat dan sudah dievakuasi serta mendapat perawatan. Untuk itu, Susi Air memberikan perhatian khusus guna mengurus dan memfasilitasi kebutuhan bagi para penumpang dan pilot yang memerlukan perawatan,” katanya.

Untuk kepentingan komunikasi dan informasi bagi keluarga korban, Susi Air telah menyediakan nomor kontak khusus yang dapat dihubungi, yakni 0811-2113093 (Yacho) atau 0813-15861548 (Ricardo).

“Saat ini Susi Air bekerja sama dengan instansi pemerintah yang berwenang telah memulai penyelidikan resmi sesuai standar operasi penerbangan untuk mengetahui dan mengevaluasi semua faktor yang menyebabkan terjadinya insiden kecelakaan,” ungkapnya.

Susi Air akan menyampaikan update perkembangan informasi selanjutnya dari hasil penyelidikan tersebut dan akan menggunakan informasi tersebut untuk perbaikan serta mengantisipasi timbulnya insiden serupa di kemudian hari sebagai prioritas utama komitmen Susi Air terhadap keselamatan penerbangan (safety first).

Baca Juga:  Menlu Bahas Penguatan Arsitektur Kesehatan Kawasan hingga Disetujui Concept Paper Indonesia di ASEAN Foreign Ministers’ Retreat

“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang luar biasa kepada Basarnas, TNI, kepolisian, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, pemerintah daera,h dan instansi terkait daerah lainnya yang telah sangat membantu evakuasi penyelamatan para korban dan merespons dengan cepat insiden kecelekaan ini. Untuk beberapa waktu ke depan, Susi Air memastikan akan terus bekerja sama dengan semua instansi terkait dalam rangka penyelidikan insiden kecelakaan ini,” tutupnya. (RLS/J1)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.