MA-BPIP Sinergi Ciptakan Film Keadilan Sang Hakim

MA-BPIP Sinergi Ciptakan Film Keadilan Sang Hakim
Sumber: Mahkamah Agung

MAHKAMAH Agung (MA) dan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) menandatangani nota kesepahaman terkait dengan Pelaksanaan Pembinaan Ideologi Pancasila di gedung Mahkamah Agung, Jakarta, Rabu (4/1).

Penandatanganan ini dilakukan langsung oleh setiap pemimpin kedua lembaga, yaitu Prof. Dr. H. M. Syarifuddin, S.H., M.H. dan Prof. Drs. Yudian Wahyudi, M.A., Ph.D.

Bukti nyata kerja sama tersebut salah satunya terejawantah dalam pembuatan film berjudul Keadilan Sang Hakim. Film ini menjadi bahan sosialisasi audio visual tentang pengamalan Pancasila di lingkungan peradilan. Film yang diambil dari catatan Hakim Yustisial Mahkamah Agung D.Y. Witanto ini dimainkan langsung oleh hakim Mahkamah Agung dan Pengadilan Negeri Sabang serta staf BPIP.

Makanan kucing

“Ini merupakan awal yang baik. Karena di era milenial saat ini, materi sosialisasi akan lebih menarik jika disampaikan melalui tayangan audio visual. Selain itu, penyampaian dalam bentuk audio visual akan lebih mudah untuk disebarluaskan dengan menggunakan sarana media sosial sehingga tidak perlu menghabiskan waktu dan biaya untuk melakukan sosialisasi secara langsung. Karena dengan bantuan jejaring media sosial, materi sosialisasi tersebut akan tersampaikan dengan cepat ke para hakim dan warga peradilan di seluruh Indonesia,” ujar Ketua Mahkamah Agung dalam keterangannya, Rabu (4/1).

Ia menambahkan bahwa mengamalkan nilai-nilai Pancasila merupakan kewajiban bagi setiap warga negara, termasuk para hakim. Untuk itu, para hakim pada saat menjalankan tugas jabatan mereka, nilai-nilai Pancasila terkandung dalam aturan perundang-undangan maupun kode etik dan pedoman perilaku yang menjadi acuan dalam bersikap.

Menurutnya, dalam setiap proses mengadili, para hakim sesungguhnya mencerminkan lima sila Pancasila, di antaranya, pertama, irah-irah putusan berbunyi: “Demi Keadilan Berdasarkan Ketuhanan yang Maha Esa”. Kalimat irah tersebut merupakan cerminan dari sila pertama Pancasila.

Kemudian kedua, setiap proses persidangan harus senantiasa menjunjung tinggi nilai perikemanusiaan dan hak asasi manusia. Asas tersebut merupakan cerminan dari sila kedua Pancasila.

Ketiga, hakim tidak boleh membeda-bedakan ras, suku, dan golongan terhadap para pihak di persidangan. Sikap tersebut merupakan cerminan dari prinsip kebangsaan yang terkandung dalam sila ketiga Pancasila.

Baca Juga:  Rugikan Negara hingga Rp24,4 Miliar, Penyidik DJP Sita 4 Truk Tangki BBM

Keempat, hakim dalam menjatuhkan putusan, didasarkan pada musyawarah majelis. Hal tersebut merupakan cerminan dari sila keempat Pancasila.

Terakhir, makna keadilan dalam setiap putusan hakim merupakan cerminan dari sila kelima Pancasila.

Dalam sambutannya, Yudian selaku Kepala BPIP mengharapkan film ini bisa menginspirasi para hakim dan masyarakat pada umumnya dalam menerapkan nilai-nilai Pancasila di setiap perilakunya. Film ini diharapkan pula dapat menguatkan citra positif hakim di mata masyarakat.

Acara penandatanganan ditutup dengan menonton film bersama di ruang Teater Museum Mahkamah Agung.

Sebagai informasi, film ini berkisah tentang bagaimana seorang hakim memberikan keadilan dalam memutus sebuah perkara. Dikisahkan bahwa seorang petani miskin yang bernama Mudassir didakwa telah mencuri seekor sapi milik seorang pengusaha peternakan bernama Haji Sulaeman. Perkara ini menjadi rumit karena sulit untuk membuktikan siapa pemilik sapi tersebut. Itu karena, baik Haji Sulaeman maupun Mudasir, mengaku bahwa sapi tersebut miliknya. Di sinilah kecermatan dan kecerdasan hakim dituntut. Lalu, bagaimanakah cara hakim memutus perkara tersebut? Apakah keadilan bisa diberikan? Pembaca bisa mendapatkan jawabannya di film Keadilan Sang Hakim yang bisa ditonton langsung di kanal Youtube Humas Mahkamah Agung.

Hadir dalam acara ini, yaitu pimpinan Mahkamah Agung, para pejabat eselon 1 Mahkamah Agung, pejabat-pejabat BPIP, dan para aktor film Keadilan Sang Hakim. (RLS/J1)

Laoshidaishu Germany PC Material Polo Koper

Related posts