KPP Pratama Surakarta Sita Aset Wajib Pajak Senilai Rp80 Juta

KPP Pratama Surakarta Sita Aset Wajib Pajak Senilai Rp80 Juta
(Sumber: Direktorat Jenderal Pajak)

KANTOR Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Surakarta melakukan sita atas aset wajib pajak. Sita dilakukan kepada PT PU atas tunggakan pajak yang belum dibayarkan. Aset yang disita ialah sebuah kendaraan bermotor roda empat berupa mobil dengan nilai aset sekitar Rp80 juta.

Eksekusi sita dilaksanakan langsung oleh Juru Sita Pajak Negara (JSPN) KPP Pratama Surakarta di Kota Surakarta. Sita dilakukan sesuai dengan Surat Perintah Melakukan Penyitaan (SPMP) Nomor SIT-00008/WPJ.32/KP.0604/2022 tanggal 26/01/2022. Penyitaan ini dilakukan disebabkan wajib pajak tidak dapat melunasi tagihan pajak sesuai dengan waktu yang telah ditentukan.

Kepala KPP Pratama Surakarta Yunus Darmono mengatakan tindakan penagihan aktif ini diharapkan dapat menjadi contoh untuk memberikan efek jera, khususnya bagi para penunggak pajak dan wajib pajak secara umum, agar dapat melaksanakan kewajiban perpajakannya sesuai ketentuan yang berlaku.

Makanan kucing

“Diharapkan dengan penyitaan ini, dapat menghadirkan efek jera bagi para penunggak pajak, khususnya di wilayah kerja KPP Pratama Surakarta,” kata Yunus.

Setelah dilakukan penyitaan, apabila dalam jangka waktu 14 hari penanggung pajak belum melunasi utang pajak beserta biaya penagihannya, kendaraan roda empat yang menjadi objek sita tersebut akan dilelang dengan terlebih dahulu dilakukan pengumuman. Sesuai Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2000 tentang Penagihan Pajak dengan Surat Paksa, penyitaan ini dilakukan apabila dalam jangka waktu 2×24 jam setelah pemberitahuan surat paksa, penanggung pajak tetap tidak melunasi utang pajaknya.

Dalam upaya mengamankan penerimaan pajak, KPP Pratama Surakarta lebih mengedepankan pendekatan persuasif agar wajib pajak memenuhi kewajibannya. Tindakan penyitaan merupakan langkah terakhir karena wajib pajak tetap tidak melunasi utang pajaknya dalam jangka waktu yang ditentukan. (RLS/J1)

Baca Juga:  Tanggul Sungai Cikeruh Jebol, Sebanyak 200 Rumah Warga Ranca Ekek Terendam Banjir
Laoshidaishu Germany PC Material Polo Koper

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *