Ketua MA Tegaskan Tidak akan Bela Aparatur Peradilan yang Bermasalah

Ketua MA Tegaskan Tidak akan Bela Aparatur Peradilan yang Bermasalah
Sumber: Mahkamah Agung

MAHKAMAH Agung (MA) tidak akan memberikan perlindungan dan pembelaan kepada aparat peradilan yang nakal dan bermasalah.

Demikian ketegasan yang disampaikan Ketua Mahkamah Agung Prof Dr H M Syarifuddin, S.H., M.H., saat berbicara di hadapan para hakim dari seluruh Indonesia dalam acara Pembinaan Teknis dan Administrasi Yudisial secara hibrida di Hotel JW Marriott, Medan, Sumatera Utara, Kamis (23/6).

Ia menambahkan bahwa untuk menjaga nama baik pribadi maupun instansi bukan hanya menjadi tanggung jawab per orang, melainkan juga para pimpinan pengadilan memiliki kewajiban mengingatkan dan menegur aparatur yang terindikasi melakukan pelanggaran disiplin dan kode etik pedoman perilaku hakim sehingga bisa mencoreng nama baik pribadi dan lembaga.

Guru Besar Universitas Diponegoro itu menegaskan bahwa pengawasan tersebut harus dilakukan secara terus-menerus, baik di dalam maupun luar jam kerja.

“Pengawasan ini jangan diartikan bahwa pimpinan ikut campur dalam urusan pribadi, tapi ini merupakan bentuk tanggung jawab dan rasa sayang terhadap staf-stafnya,” tegas mantan Kepala Badan Pengawasan dalam rilisnya.

Ia menambahkan bahwa jabatan yang disandang, baik sebagai hakim atau aparatur peradilan yang lain, akan melekat kemana pun pergi. Hal tersebut juga berdampak langsung pada nama baik lembaga.

Pada kesempatan tersebut, Ketua Mahkamah Agung mengimbau agar seluruh aparatur peradilan menumbuhkan semangat kebersamaan dan sikap kepedulian antarsesama dalam saling menjaga dan saling mengingatkan untuk tidak melakukan hal-hal yang dapat menurunkan citra positif lembaga peradilan.

Turut hadir memberikan pembinaan, yaitu Wakil Ketua Mahkamah Agung Bidang Yudisial, Wakil Ketua Mahkamah Agung Bidang Non Yudisial, Ketua Kamar Pembinaan, Ketua Kamar Pengawasan, Ketua Kamar Perdata, Ketua Kamar TUN, dan Ketua Kamar Militer.

Acara ini diikuti seluruh aparatur peradilan di seluruh Indonesia secara virtual. Acara ini dihadiri pula oleh para Ketua Pengadilan Tingkat Banding seluruh Indonesia secara langsung di Hotel JW Marriott.

Kegiatan pembinaan merupakan agenda yang rutin dilakukan pimpinan Mahkamah Agung. Hal ini menjadi media dalam memberikan nasihat dan arahan secara langsung kepada seluruh aparatur peradilan serta mencari pemecahan masalah-masalah yang ada di dunia peradilan di seluruh nusantara. (RLS/J1)

Baca Juga:  Antisipasi Oplos dan Timbun BBM, Bareskrim Pantau Distribusi

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.