Kejagung Sita Aset Surya Darmadi di Sumut dan Kalbar 

Kejagung Sita Aset Surya Darmadi di Sumut dan Kalbar 
Sumber: Kejaksaan Agung

TIM penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung) kembali melakukan penyitaan terhadap aset terkait dengan tersangka kasus korupsi Rp78 triliun, Surya Darmadi (SD), yang berlokasi di Sumatera Utara (Sumut) dan Kalimantan Barat (Kalbar). 

Penyitaan dilakukan guna kepentingan penyidikan terhadap perkara tindak pidana pencucian uang dengan tindak pidana asal, tindak pidana korupsi dalam kegiatan usaha perkebunan kelapa sawit yang dilakukan PT Duta Palma Group. 

“Kembali melakukan penyitaan terhadap aset yang terkait dengan tersangka SD di dua provinsi, yakni Sumatera Utara dan Kalimantan Barat,” kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Surya Darmadi dalam rilisnya, Senin (29/8). 

Makanan kucing

Penyitaan aset di Sumatera Utara dilakukan pada 24 Agustus 2022, sedangkan di Kalimantan Barat 25 Agustus 2022. 

Kejagung sebelumnya juga telah menyita puluhan aset tanah bangunan milik Surya di berbagai provinsi lain. Sebanyak 18 aset ada di Jakarta, 12 di Riau, 1 di Jambi, dan 2 di Bali. 

Menurut Ketut, aset tanah bangunan yang disita itu berupa kebun sawit, bangunan, kapal laut jenis tongkang, dan hotel. Ada juga sebuah helikopter yang disita. 

Diketahui, Kejaksaan Agung menetapkan Surya Darmadi sebagai tersangka kasus dugaan korupsi penyerobotan lahan seluas 37.095 hektare di Riau. Ia dijerat bersama Bupati Kabupaten Indragiri Hulu periode 1999 sampai dengan 2008 Raja Thamsir Rachman (RTR). 

Selain itu, Kejaksaan Agung juga menetapkan Surya Darmadi sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU). 

Di kasus penyerobotan lahan, negara diduga mengalami kerugian perekonomian hingga Rp78 triliun.. 

Adapun aset yang disita di Sumatera Utara ialah satu bidang tanah dan bangunan yang terdapat di atasnya sesuai dengan sertifikat hak guna bangunan Nomor: 1093 atas nama PT Danatama Mulia dengan luas tanah 1.998 M2 yang terletak di Desa/Kelurahan Petisah Tengah, Kecamatan Medan Barat, Kotamadya Medan, Provinsi Sumatera Utara. 

Baca Juga:  Bareskrim Tetapkan Doni Salmanan Jadi Tersangka Kasus Penipuan dan Tindak Pencucian Uang Quotex

Sementara itu, aset yang disita di Kalimantan Barat, yakni: 

  1. Satu bidang tanah dan bangunan sesuai dengan sertifikat hak guna usaha (HGU) Nomor: 05 atas nama PT Ceria Prima dengan luas 7.023 hektare yang terletak di Desa Mayak, Kecamatan Sanggau Ledo, Kabupaten Bengkayang, Provinsi Kalimantan Barat, berupa perkebunan kelapa sawit dan pabrik kelapa sawit.
  2. Satu bidang tanah dan bangunan sesuai dengan sertifikat HGU Nomor: 06 atas nama PT Ceria Prima dengan luas 4.093 hektare yang terletak di Desa Mayak, Kecamatan Sanggau Ledo, dan Kecamatan Seluas, Kabupaten Bengkayang, Provinsi Kalimantan Barat, yang mana di atasnya terdapat perkebunan kelapa sawit dan pabrik kelapa sawit.
  3. Satu bidang tanah dan bangunan sesuai dengan sertifikat HGU Nomor: 07 atas nama PT Ceria Prima dengan luas 8.029 hektare yang terletak di Desa Mayak dan Desa Kalon, Kecamatan Seluas, dan Kecamatan Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang, Provinsi Kalimantan Barat, yang mana di atasnya terdapat perkebunan kelapa sawit.
  4. Satu bidang tanah dan bangunan sesuai dengan sertifikat HGU Nomor: 09 atas nama PT Wirata Daya Bangun Persada dengan luas sekitar 14.335 hektare yang terletak di Desa Kumba, Kecamatan Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang, Provinsi Kalimantan Barat, yang mana di atasnya terdapat perkebunan kelapa sawit.
  5. Satu bidang tanah dan bangunan yang terdapat di atasnya sesuai dengan sertifikat hak guna bangunan Nomor: 56 atas nama PT Wirata Daya Bangun Persada seluas 1.385,08 hektare yang berlokasi di Desa Semanga, Kecamatan Sejangkung, Kabupaten Sambas, Provinsi Kalimantan Barat.
  6. Satu bidang tanah dan bangunan yang terdapat di atasnya sesuai dengan sertifikat hak guna bangunan Nomor: 116 atas nama PT Wana Hijau Semesta seluas 2.160,54 hektare berlokasi di Desa Sebunga, Kecamatan Sajingan Besar, Kabupaten Sambas, Provinsi Kalimantan Barat.
  7. Satu bidang tanah dan bangunan yang terdapat di atasnya sesuai dengan sertifikat hak guna bangunan Nomor: 115 atas nama PT Wana Hijau Semesta seluas 2.930,21 hektare berlokasi di Desa Sebunga, Kecamatan Sajingan Besar, Kabupaten Sambas, Provinsi Kalimantan Barat.
  8. Satu bidang tanah dan bangunan yang terdapat di atasnya sesuai dengan sertifikat hak guna bangunan Nomor: 58 atas nama PT Wana Hijau Semesta seluas 3.405,84 hektare berlokasi di Desa Semanga dan Desa Sebunga, Kecamatan Sejangkung, Kabupaten Sambas, Provinsi Kalimantan Barat.
  9. Satu bidang tanah dan bangunan yang terdapat di atasnya sesuai dengan sertifikat hak guna bangunan Nomor: 57 atas nama PT Wana Hijau Semesta seluas 5.602 hektare berlokasi di Desa Semanga dan Desa Sebunga, Kecamatan Sejangkung, dan Kecamatan Sajingan Besar, Kabupaten Sambas, Provinsi Kalimantan Barat.
  10. Satu bidang tanah dan bangunan yang terdapat di atasnya sesuai dengan sertifikat hak guna bangunan Nomor: 171 atas nama PT Wana Hijau Semesta seluas 169,19 hektare berlokasi di Desa Sebunga, Kecamatan Sajingan Besar, Kabupaten Sambas, Provinsi Kalimantan Barat.
  11. Satu bidang tanah dan bangunan yang terdapat di atasnya sesuai dengan sertifikat hak guna bangunan Nomor: 170 atas nama PT Wana Hijau Semesta seluas 205,81 hektare berlokasi di Desa Sebunga, Kecamatan Sajingan Besar, Kabupaten Sambas, Provinsi Kalimantan Barat. (RLS/J1)
Laoshidaishu Germany PC Material Polo Koper

Related posts