Kanwil DJP Kepri Gelar Sita Serentak, Nilai Taksiran Sementara Seluruh Aset Rp5,6 Miliar

  • Whatsapp
Kanwil DJP Kepri Gelar Sita Serentak, Nilai Taksiran Sementara Seluruh Aset Rp5,6 Miliar
Sumber: Direktorat Jenderal Bea dan Cukai

KANTOR Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kepulauan Riau (Kepri) melaksanakan Kegiatan Sita Bersama dan Serentak, Kamis (19/5). Kepala Kanwil DJP Kepri Cucu Supriatna membuka kegiatan ini secara langsung melalui daring dari Kota Batam yang diikuti seluruh unit kerja di lingkungan Kanwil DJP Kepri yang terdiri atas enam kantor pelayanan pajak (KPP), yaitu KPP Madya Batam, KPP Pratama Batam Selatan, KPP Pratama Batam Utara, KPP Pratama Tanjung Pinang, KPP Pratama Bintan, dan KPP Pratama Tanjung Balai Karimun.

“Kegiatan Sita Bersama dan Serentak 2022 ini merupakan upaya untuk membantu dan meningkatkan pengamanan penerimaan negara dari sektor pajak, khususnya melalui tindakan penagihan berupa penyitaan,” jelas Cucu dalam rilisnya, Senin (20/6).

Selain untuk meningkatkan penerimaan pajak, kegiatan sita bersama dan serentak ini juga bertujuan memberikan detterent effect serta kesadaran bagi para wajib pajak (WP) atau penanggung pajak guna segera melunasi utang pajak mereka.

Kepala Bidang Pemeriksaan, Penagihan, Intelijen, dan Penyidikan Kanwil DJP Kepri Affan Nuruliman melaporkan bahwa kegiatan ini menghasilkan beberapa objek sita, yaitu kendaraan bermotor, mesin pabrik, dan rekening yang tersimpan di perbankan, dengan nilai taksiran sementara atas seluruh aset tersebut sebesar Rp5,6 miliar.

Terhadap aset yang telah dilakukan penyitaan bersama tersebut, sesuai ketentuan yang berlaku, setiap KPP akan segera melakukan koordinasi dengan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) untuk dilakukan pelelangan, kecuali rekening wajib pajak atau penanggung pajak yang tersimpan di bank.

Hal itu karena akan dilakukan prosedur pemindahbukuan untuk melunasi utang pajak yang masih tersisa. Namun, wajib pajak atau penanggung pajak masih diberi kesempatan untuk segera melunasi utang pajaknya sebelum adanya pengumuman lelang secara resmi oleh KPKNL. (RLS/J1)

Baca Juga:  Kuota Haji Indonesia 100.051 Jemaah pada 2022

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *