Bea Cukai Gagalkan Peredaran Barang Kena Cukai Ilegal di Tiga Wilayah

BEA Cukai berhasil melakukan penindakan atas upaya peredaran barang kena cukai ilegal yang terjadi di wilayah Jember, Langsa, dan Malang.

“Tindakan mengedarkan barang kena cukai yang tidak sesuai dengan ketentuan atau ilegal merupakan kegiatan melanggar undang-undang dan dapat terancam hukuman pidana penjara dan/atau pidana denda,” ujar Kepala Subdirektorat Humas dan Penyuluhan Bea Cukai Hatta Wardhana dalam keterangannya, Selasa (7/2).

Dalam menegakkan hukum di bidang cukai, Bea Cukai Jember berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah Jember melakukan penindakan atas barang kena cukai ilegal di wilayah Kabupaten Jember pada Senin (30/1). Kegiatan tersebut bermula dari informasi masyarakat bahwa terdapat bangunan tempat penyimpanan rokok ilegal di wilayah Desa Suco, Kecamatan Mumbulsari, Kabupaten Jember.

Makanan kucing

Setelah melakukan pendalaman informasi, tim Penindakan Bea Cukai Jember beserta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jember melakukan pemeriksaan terhadap bangunan tersebut. Seusai melakukan pemeriksaan, tim mendapati barang kena cukai ilegal berupa rokok berjenis sigaret kretek mesin (SKM) sejumlah 32.000 batang dengan total nilai barang diperkirakan mencapai Rp40.160.000.

Sementara itu, di Langsa, Bea Cukai Langsa berhasil melakukan penindakan terhadap minibus yang mengangkut barang kena cukai berupa rokok ilegal di Jalan Lintas Banda Aceh-Medan pada Jumat (3/2). Kegiatan itu bermula dari masyarakat yang menginformasikan bahwa akan ada pengiriman rokok yang diduga ilegal menuju ke Kota Langsa. Atas informasi tersebut, tim Patroli Bea Cukai Langsa segera melakukan pemantauan terhadap sarana pengangkut berupa minibus yang diduga memuat rokok ilegal.

Pada Jumat (3/0) pukul 19.35, tim melakukan pemeriksaan atas minibus yang diinfokan tersebut. Berdasarkan hasil pemeriksaan, tim mendapati rokok berjenis sigaret putih mesin (SPM) dengan merek Luffman tanpa dilekati pita cukai atau rokok polos sejumlah 63.400 batang.

Di sisi lain, di Malang, Bea Cukai Malang melakukan penindakan atas temuan barang kena cukai ilegal saat kegiatan rutin patroli darat pada Kamis (2/2). Saat melakukan patroli darat, Bea Cukai Malang menemukan adanya pengiriman barang kena cukai ilegal berupa minuman mengandung etil alkohol (MMEA) berjenis arak sejumlah 48 botol tanpa dilekati pita cukai pada salah satu jasa ekspedisi di Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, dan 100 botol MMEA berjenis arak bali tanpa dilekati pita cukai pada salah satu jasa ekspedisi di Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang.

Baca Juga:  Kanwil DJP Jatim II Serahkan Tersangka Tindak Pidana Pajak ke Kejari Mojokerto

“Setelah melakukan pemeriksaan, tim mendapati 25 botol berukuran 600 ml dengan kadar 41% dan 23 botol berukuran 600 ml dengan kadar 40% berisi MMEA berjenis arak tanpa dilekati pita cukai pada salah satu ekspedisi di Kota Malang. Sementara itu, saat patroli darat di Kabupaten Malang, tim mendapati 100 botol MMEA berukuran 600 ml berjenis arak bali tanpa dilekati pita cukai,” rinci Hatta. (RLS/J1)

Laoshidaishu Germany PC Material Polo Koper

Related posts