Banjir di Kawasan Rawajati Surut, Warga Mulai Bersihkan Rumah dari Lumpur

  • Whatsapp
Banjir di Rawajati
Foto: jurnal-investigasi.com

BANJIR yang merendam kawasan Rawajati, Pancoran, Jakarta Selatan, Selasa siang (9/2) mulai surut. Warga yang rumahnya terdampak banjir dengan ketinggian air mencapai 1 hingga 3 meter ini terlihat mulai membersihkan endapan lumpur sisa banjir di kediaman mereka.

Menurut pantauan tim jurnal-investigasi.com di RW 07 Rawajati sekitar pukul 12.00 WIB, ketinggian air di lokasi ini sudah surut hingga setinggi dengkul orang dewasa atau sekitar 60 cm. Namun, beberapa bagian di gang rumah warga tampak sudah tidak terendam banjir.

Read More

Banjir yang melanda kawasan Rawajati ini disebabkan luapan Sungai Ciliwung. Hujan deras yang berlangsung sejak Minggu (7/2) hingga Senin pagi (8/2) mengakibatkan debit air hulu Sungai Ciliwung yang berasal dari Bendung Katulampa, Bogor, meningkat.

Banjir di Rawajati
Foto: jurnal-investigasi.com

Sebelumnya, pada Senin (8/2), hujan deras disertai angin kencang dalam durasi yang cukup panjang mengguyur kawasan tersebut.

Berdasarkan data BPBD DKI Jakarta, tinggi muka air di Bendung Katulampa saat ini pada Rabu pagi (10/2) pukul 08.30 WIB telah mencapai 80 cm.

Ketua RT 02 RW 07 Saipul Irawan mengatakan, hingga Selasa siang, ketinggian air bervariasi, mulai 60 sampai 80 cm, yang mana sebelumnya mencapai 1-3 meter.

Banjir di Rawajati
Foto: jurnal-investigasi.com

“Air sudah mulai surut sekitar pukul 06.00 WIB. Sampai saat ini, hanya sebagian RT yang masih terendam banjir. Pembersihan sisa-sisa banjir pun dilakukan di masing-masing RT yang sudah mulai surut,” ujar Saipul saat diwawancarai, Selasa (9/2).

“Ada 6 RT yang terdampak banjir di Kelurahan Rawajati. Cuma yang terdampak parah di RT 02, 03, 04, dan 05. Sementara itu, RT 01 dan 06 sebagian,” ungkapnya.

Saipul menyampaikan, dari total 600 KK di RW 07, sebanyak 84 KK atau 266 jiwa di RT 02 telah dievakuasi ke posko darurat yang berada tidak jauh dari lokasi banjir, di kolong jembatan fly over Jln Raya Kalibata.

“Bantuan saat ini yang diperlukan ialah kebutuhan sandang dan pangan. Juga obat-obatan, alat kebersihan, dan sayur-sayuran. Selain itu, para warga juga dibagikan nasi bungkus selama mengungsi di posko yang telah disediakan,” tandasnya. (Ans/J1)

Baca Juga:  Emban Tugas di Garda Terdepan Melawan Pandemi Covid-19

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *